Sekilas Lembaga Survei Nasional (LSN)
Lembaga Survei Nasional (LSN) merupakan lembaga survei nirlaba yang bersifat independen serta tidak berafiliasi dan memiliki akar historis dengan organisasi politik apapun. Hubungan LSN dengan para pengguna jasa, baik dari perorangan maupun kelembagaan, bersifat professional. Dalam melaksanakan pekerjaannya, LSN tidak membedakan-bedakan latar belakang atau orientasi politik calon pengguna jasa.
LSN didirikan pada tanggal 17 Juli 2006 di Jakarta atas prakarsa sejumlah peneliti senior yang dimotori Dr. Umar S. Bakry, MA. Kemudian pendirian LSN dikukuhkan dalam bentuk badan hukum Yayasan dengan Akte Notaris Suprapto, SH Nomor 26 Tahun 2007. LSN juga telah terdaftar secara resmi di Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia (No. AHU-12.AH.01.02. Tahun 2008).
Legalitas LSN juga diperkuat oleh SK Departemen Dalam Negeri RI No. 019/D.II.3/I/2009. LSN pun telah teregistrasi KPU sebagai salah satu lembaga survei yang berhak melakukan survei dan quick count di seluruh wilayah Indonesia (SK KPU No. 06/KPU/Survei/III/2009 dan SK KPU No. 06/KPU/P.CPT/III/2009).
LSN didirikan dengan tujuan untuk memperkaya demokrasi di Indonesia. Melalui aktivitas survei, LSN turut berperan dalam proses artikulasi opini publik atas berbagai isu yang berhubungan dengan masalah publik. LSN membantu para putra-putri terbaik bangsa dapat memenangkan pemilu (Pilkada, Pemilu Legislatif maupun Pilpres) secara lebih rasional dan efisien.
-
- Survei LSN terbukti berkali-kali memiliki akurasi yang tinggi dalam memprediksikan hasil Pilkada.
- Quick Count LSN pada pilpres 2024 salah satu yang paling akurat dengan selisih 0,15% mengungguli lembaga mainstream lainnya.
- Sebulan sebelum Pilpres 2024, Survei LSN memprediksikan pasangan Prabowo – Gibran akan menang satu putaran, terbukti benar (detik.com)
- Dua hari sebelum Pilgub Jateng, survei LSN memprediksikan pasangan Bibit Waluyo-Rustriningsing akan menang satu putaran, terbukti benar (Harian Suara Merdeka).
- Dua hari sebelum Pilgub Jatim, survei LSN memprediksikan pasangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf akan unggul dari empat pasangan lainnya, terbukti benar (Harian Jawa Pos).
- Dua hari sebelum Pilwalkot Bandung, survei LSN memprediksikan pasangan Dada Rosada/Ayi Vivananda akan menang telak dengan perolehan suara di atas 60%, terbukti benar (Harian Kompas Jabar).
- Survei LSN Maret 2009 memprediksikan Partai Demokrat akan memenangkan Pemilu dengan perolehan 19,95 %. Hasil hitung resmi KPU Partai Demokrat menang dengan perolehan 20,85 %.
- Survei LSN Juni 2009 memprediksikan pasangan SBY-Boediono akan memenangkan Pilpres dengan perolehan 62,5 %. Hasil hitung resmi KPU SBY-Boediono menang dengan perolehan 61 %.